Jurangagung – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, mahasiswa KKN UNNES Giat 12 bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal menyelenggarakan simulasi penanggulangan bencana pada Kamis, 14 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Balai Desa Jurangagung dan diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Acara diawali dengan pemaparan materi mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana, mulai dari langkah-langkah darurat ketika bencana terjadi hingga pentingnya membangun budaya tangguh di masyarakat. Peserta juga mendapatkan arahan terkait persiapan posko darurat sebagai pusat koordinasi ketika terjadi bencana.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan praktik simulasi penanganan korban bencana, di mana warga bersama mahasiswa KKN dan tim BPBD dilatih mengenai tata cara evakuasi, pertolongan pertama, serta koordinasi tim dalam kondisi darurat.
Kepala Desa Jurangagung menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, simulasi tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat agar lebih siap dan sigap jika bencana benar-benar terjadi.
Sementara itu, perwakilan BPBD Kendal menegaskan bahwa simulasi semacam ini penting dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan desa. “Harapan kami, masyarakat Desa Jurangagung semakin tangguh dan mampu menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana,” ujarnya.
Share :